About

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA

SEKOLAH LANJUTAN ADVENT PURWODADI

 

          Kebutuhan sekolah lanjutan berasrama dipandang sebagai salah satu prioritas gereja dalam mengembangkan sistem pendidikan yang akan membangun pemuda-pemudi menjadi Adventist yang setiawan di kemudian hari. Sebagai perwujudan visi, para pimpinan dalam hal ini organisasi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jawa Kawasan Timur telah memulai satu program pendidikan berasrama, mula-mula di Sukorejo, tanggal 1 Februari 1967. Sebanyak 24 siswa terdaftar saat pembukaan sekolah itu. Lima tahun kemudian sekolah itu pindah ke lokasi baru di desa Purwodadi yang terletak di pinggir jalan menuju Malang. Sebidang tanah yang luasnya ±11,60 hektar telah dibeli dan di situ telah dibangun ruang belajar, dapur dan ruang makan, asrama pria dan wanita, rumah-rumah guru dan staf, perkantoran dan kegiatan operasional sekolah dimulai di lokasi yang baru itu bulan September 1972.

          Program pendidikan Kristen yang dikembangkan di sekolah oleh pimpinan dan guru–guru yang merasa terpanggil melaksanakan satu pekerjaan yang mulia, yang merasa bertanggung jawab membina dan mengembangkan anak-anak didik mereka menjadi orang-orang muda yang cakap, yang beribadat, dan yang siap memasuki perguruan tinggi, membuat sekolah ini terkenal, tidak hanya di pulau Jawa, tetapi juga di luar pulau Jawa. Perkembangan jumlah siswa naik/turun dari tahun ke tahun. Mereka datang dari ujung Sumatera sampai Merauke. Dari wilayah Jawa Timur sendiri, Jawa pada umumnya, terutama pada DKI Jakarta dan sekitarnya, bahkan sebagian datang dari Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Irian Jaya dan daerah lainnya di Indonesia. Pengakuan ini merupakan satu prestasi terhormat atas program pendidikan Kristen yang dijalankan di sekolah ini sesuai dengan falsafah, visi, misi, dan tujuan-tujuan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang menjalankan sekolah ini. Sudah tentu semuanya ini dapat tercapai hanya berkat kerjasama semua guru, kesadaran akan panggilan sebagai penatalayan-penatalayan di ruang kelas, penuh tanggung jawab dalam pekerjaan suci, dan kasih sayang kepada anak-anak didik mereka, serta dukungan fasilitas dan kepemimpinan yang baik.

          Kepemimpinan sejak sekolah ini berdiri, antara lain :

          C. Kainde (1967-1968)

          Ch. Dompas (1968 – 1974)

          August Ricky (1975)

          Mexico Pardosi (1975 – 1978)

          Ch. Dompas (1980 – 1985)

           R. B. Matahari (1986 – 1987)

           Edwin T. Panjaitan (1988 – 1999)

           Elly Waworundeng (2000 – 2001)

           Drs. R. S. Wewengkang (2001 – 2002)

           Drs. F. Losung (2003 – 2005)

           Jonathan W. S. Wagiran, M.A.,M.Comm. (2006 – 2008)

           Drs. Petrus Souisa (2008 – 2011),

           Edwin T. Panjaitan (Mei 2011 – Juli 2016)

           David Maart, S.Pd., M.M. (Juli 2016 – Sekarang)

          Sebagai salah satu sekolah berasrama di lingkungan pengawasan Uni Indonesia Kawasan Barat, Sekolah Lanjutan Advent Purwodadi yang dijalankan oleh Konferens Jawa Kawasan Timur melalui satu dewan pengurus yang dipilih pada Konferensi 3 tahunan (sekarang 5 tahunan), telah dapat mengembangkan dirinya sesuai dengan falsafah dan tujuan pendidikan gereja. Selain peningkatan akademis dengan hasil lulusan yang mempu berprestasi baik pada perguruan tinggi tempat mereka melanjutkan pendidikan, program-program kerohanian juga dijalankan untuk membina siswa-siswi, sehingga menolong mereka bertumbuh dalam tabiat yang baik dan benar sejalan dengan peningkatan ilmu pengetahuan. Program kerohanian dikembangkan melalui perbaktian renungan pagi di Family Group masing-masing dan petang di asrama, renungan pagi bersama per kelompok bimbingan setiap hari minggu, doa di ruang kelas saat memulai dan mengakhiri proses belajar tiap mata pelajaran, doa berantai dengan jadwal bagi siswa/i pada pagi sampai sore hari dan guru–guru serta staf pada malam hari, kebaktian pertengahan minggu, kebaktian malam Sabat (vesper), doa bersama per kelompok bimbingan setelah vesper, prayer circle Sabat dini hari, kebaktian Sabat pagi termasuk diskusi Alkitab dalam kelompok-kelompok kecil, acara pemuda pada Sabat sore termasuk Pathfinder (kepanduan), kebaktian chapel, pembacaan Alkitab tahunan bersama guru-guru, pekan doa sekali dalam satu semester dan program doa “777“. Ditambah juga dengan ekstra kelas berupa pendalaman materi pelajaran, English ClubDrumband, Paduan Suara, Angklung, Tari dan Olahraga. Dan semakin lengkap dengan penerapan disiplin yang mantap. Itulah deksripsi dari kegiatan pendidikan yang dilakukan di sekolah ini dan dalam waktu-waktu yang diatur secara saksama telah menciptakan situasi yang amat kondusif sebagai dunia pendidikan Kristen. Bagaikan masakan yang sudah lezat, akan semakin digemari setelah diberi aroma tertentu, begitu pula program-program kerohanian dalam bahasa Inggris sebagai pengantar telah melahirkan citra baik sekolah ini. Atas program-program tersebutlah, maka para orangtua terdorong mengirim anak-anak mereka belajar di sekolah ini.

          Sekolah Lanjutan Advent Purwodadi yang terdiri atas jenjang Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, telah mendapat pengakuan dari Pemerintah Republik Indonesia sebagai satu sekolah yang terakreditasi oleh Departemen Pendidikan Nasional.