Suka Cita Bersama Dia

Besar sukacita dan berkat Tuhan Sang Maha Pencipta kepada umat-Nya. Selama satu minggu, mulai dari tanggal 22 sampai dengan 28 Oktober 2017, diadakan acara Pekan Doa di Sekolah Lanjutan Advent Purwodadi (SLAPUR). Pembicaranya adalah Bapak Pdt. Kristiyono Sarjono dengan tema “To be Like Jesus”.

Dengan rangkuman firman sebagai berikut :

Hari pertama, Minggu malam. Menekankan bahwa kita harus memiliki sebuah tujuan/impian agar kita berusaha mencapainya, tetapi impian itu harus semakin mendekatkan kita pada Tuhan. Firman Tuhan dalam Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Tanggal 23 Oktober 2017 pagi hari. Kita adalah superman dan superwoman masa kini. Tuhan menciptakan kita dengan kekuatan, kelebihan dan hikmat melebihi semua ciptaan Allah. Firman Tuhan dalam Mazmur 119:105, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (firman Tuhan adalah terang bagi hidup kita)”. Dan pada malam harinya, pelajaran bagi kita adalah bahwa kita harus bersabar dalam menunggu jawaban doa/rencana Tuhan karena Tuhan punya rencana yang terbaik. Firman Tuhan dalam Yesaya 40 : 31 “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi letih, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah (Tuhan memberi kekuatan bagi orang-orang yang menantikan Dia)”.

Selasa, 24 Oktober 2017, pagi hari. Firman Tuhan bagi kita ialah bahwa ke-10 perintah Tuhan adalah ketopong keselamatan yang berguna untuk menjaga agar umat Tuhan tetap selamat. Pelajaran malam harinya, yaitu setan selalu berusaha untuk membinasakan tetapi Tuhan selalu berusaha menyelamatkan. Firman Tuhan berkata dalam Matius 19 : 16 – 17  ayat (16) “Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” (17) Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.” Dengan menuruti hukum Tuhan =selamat.

Rabu pagi, 25 Oktober 2017. Pelajarannya, jika kita telah mengetahui kebenaran dan tidak membagikanya, maka kita telah merampok keselamatan milik orang lain. Dalam Amsal 4 : 23 “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan”. Sementara malamnya, pelajarannya adalah jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan mengenai orang lain. Matius 7:1  “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi (menghakimi =dihakimi)”

Kemudian pada tanggal 26 Oktober 2017 yakni Kamis pagi, pelajaran yang disampaikan ialah, dibabtis adalah cara Tuhan untuk menjadikan kita secara resmi menjadi anak-anaknya. Dibabtis berarti kita telah mengikuti perintah dan teladan Yesus.Roma 6 : 4 “Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru (arti baptisan)”. Pada malam harinya,  Dengan pelajarannya yaitu, Yesus mau tinggal di hati kita yang hina dan kelam. Kelahiran Yesus mempersiapkan kita untuk kehidupan kekal. Di dalam Yesaya 64 : 6  “Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angina (dosa kita semerah kermiji)”

Keesokan harinya pada hari Jumat tanggal 27 Oktober 2017, firman-Nya janganlah kita takut karena kita kecil, sebab ada Tuhan di belakang kita yang sanggup melakukan segala sesuatu. 1 petrus 2:9 berbunyi, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: (misi umat Tuhan di akhir zaman) dan pada malam harinya firman-Nya berkata, sekalipun semua orang melupakan kita, Tuhan tidak akan pernah melupakan kita. Dalan Yesaya 49 : 15 “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau (manusia dapat lupa, Tuhan tidak akan)”

Pekan Doa ini di akhiri pada Sabat (Sabtu), 28 Oktober 2017. Pada khotbah Sabat sebelum baptisan firman-Nya yang disampaikan oleh Bapak Pendeta Kristiono adalah, banyak yang menyelidiki alkitab tentang kedatangan-Nya yang pertama, tetapi menolak dia. Ketika kedatangan Yesus yang kedua kalinya semua orang percaya akan berbahagia. Tetapi yang tidak percaya dan menghianati-Nya akan menyesal dan binasa.

Terpujilah Tuhan Yesus. Dari hasil Pekan Doa ini, ada 30 jiwa yang menyerahkan hidupnya pada Tuhan Yesus melalui baptisan yang kudus.

 

 

 

 

Di sadur ulang dari tulisan Derezky Elvaberta Djami.